Pendakian pertama di Gg Semeru part 1

Tanggal 26 Juni 2010 aku mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan seumur hidup.

Mendaki gunung adalah hal yang sangat asing di kehidupan aku. Liburan2 sebelumnya biasanya hanya ke pantai dan pantai. Kali ini saatnya untuk ganti haluan. Tujuan liburan kali ini sedikit ekstrem, yaitu mendaki gunung. Ide awal untuk naik gunung muncul setelah aku menyelesaikan novel 5cm yang sangat sangat bagus sekali (recommended).

Awalnya hanya aku hanya mengajak dua temen aku yang kira2 mau dan cukup kuat fisiknya untuk naik gunung. Dengan modal pengalaman yang minim akhirnya kita bertiga sepakat untuk berangkat liburan ini. Ini merupakan pendakian perdana kita.

Eh, setengah bulan sebelum berangkat salah satu temen aku kecelakan dan membuatnya harus mengurungkan niatnya untuk naik gunung bersama. Bersamaan dengan itu kabar kita akan naik gunung menyebar ke temen yang lain dan akhirnya ada 3 orang lagi yang tertarik untuk bergabung. satu diantaranya cewek yang cukup diragukan apakah siap secara fisik dan mental.

Segala keperluan disiapkan dengan sangat sangat baik sampai sampai backpack kita penuh sampai tak tersisa ruang sedikitpun. Biasalah pendakian pertama kali, jadi tidak tau berapa banyak yang perlu untuk hidup selama seminggu di dalam hutan. Beratnya sudah tak terbayang. Sedangkan untuk transportasi menuju TKP kita menggunakan mobil sewaan karena tiket kereta menuju malang habis. Sebagian besar informasi tentang kondisi lapangan dikumpulkan melalui internet.

Akhirnya pada tanggal 24 Jun 2010, 5 orang manusia berangkat menuju surga dunia. Perjalanan satu hari penuh untuk mencapai kota Malang. Malamnya kita berhenti untuk makan di rumah makan gentong. Dilanjutkan dengan tidur di mobil sampai besok pagi pukul 9 sarapan soto di kota Kediri. Soto paling murah sepanjang masa. Cuma 3000 aja loh.

Pukul dua siang kita sampai ke kota Malang. Dengan sedikit kesasar akhirnya kita berhasil menemukan jalan untuk menuju ke Tumpang, tempat menyewa jeep untuk menuju desa terdekat dari gunung Semeru. Makan siang sebentar dan kita menuju titik di mana tersedia jeep2 yang siap membawa kita ke desa yang bernama Ranupani. Ada dua cara untuk menuju desa tersebut yaitu via jeep atau truk sayur yang ada di belakang pasar. Via jeep adalah 500rb per jeep dan via truk sayur 15rb saja. Saran saja, jika rame sebaiknya via jeep. Jika via truk sayur, konon katanya kita harus pagi2 sudah berada di pasar tersebut jika ingin numpang. tetapi nasib kita menunjukkan untuk naik jeep karena kita sampai di sana siang jam tigaan.

setelah deal harga dengan pihak jasa pengangkutan jeep, kita diantar ke suatu klinik atau mungkin bisa dibilang puskesmas untuk sedikit check-up dan membuat surat keterangan sehat. Diperlukan surat satu ini untuk melakukan pendakian.

Terjadi hal yang sudah biasa terjadi di Indonesia, yaitu bisa kongkalikong ma pihak puskesmas. Saya beserta satu salah satu teman tidak lulus karena tekanan darah melewati batas normal, tetapi setelah dengan berbagai alasan akhirnya tetap di-acc ma pihak klinik. ( ga mgkn kan gue da jau2 dari bandung dan ga bole melakukan pendakian).

 

to be continue……

This entry was posted in jalan-jalan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s