Mengapa Indonesia Serba Tidak Bisa ?

Belum pernah terdengar ada mobil atau motor buatan Indonesia dan jarang sekali kita jumpai alat-alat elektronik seperti handphone yang tertulis “made in Indonesia”. Kalaupun ada, itu pasti hanya tiruan, seperti contohnya mobil timor yang diisukan menggunakan mesin  mobil merek lain. Atau tidak pernah terdengar ilmuan berasal dari Indonesia memenangkan nobel penghargaan karena penemuannya yang bermanfaat bagi khalayak umum. Selain itu Indonesia yang terkenal dengan negara penghasil kelapa sawit terbesar kedua di dunia tetapi tidak bisa mengolahnya menjadi barang siap pakai. Hasil kelapa sawit mentah harus di jual ke negara lain dahulu untuk diolah kemudian Indonesia membelinya kembali. Ini sangat tidak masuk akal. Indonesia dengan penduduk yang begitu besar tidak ada satu pun yang mampu mengolah kelapa sawit mentah tersebut maupun membuat suatu handphone yang sudah lama tercipta di dunia. Padahal tidak jarang Indonesia memenangkan olympiade dalam bidang pendidikan yang mengartikan bahwa masyarakat di Indonesia itu masih ada yang pintar ataupun bisa dikatakan jenius. Sebenarnya apa yang terjadi dengan negara kita?

Penyebab negara kita tidak bisa maju adalah karena masyarakat Indonesia sangat kurang sekali sifat nasionalismenya terutama warga negara Indonesia yang berasal keturunan negara asing. Bahkan ada yang tidak ada sama sekali yang merasa mereka bukan orang Indonesia, jadi apa yang terjadi pada negaranya mereka tidak mau tahu sama sekali. Di samping itu pemuda-pemuda penerus bangsa sekarang sebagian besar sudah mulai kehilangan loyalitas terhadap negara kelahiran mereka. Dan sebagian besar orang itu adalah siswa-siswa yang berpendidikan tinggi dan berkualitas. Kebanyakan dari mereka setelah lulus SMA mereka akan ditawarkan beasiswa oleh negara maju lainnya. Tanpa berpikir panjang mereka akan menyetujuinya. Masalah ini juga terjadi pada mahasiswa , orang-orang penerus bangsa. Mereka yang menyelesaikan kuliahnya dengan nilai yang baik akan dengan mudah mendapat beasiswa di negara lain. Jika ini terus menerus terjadi, lama kelamaan yang tertinggal di Indonesia hanya manusia-manusia tak bisa diandalkan. Ini juga bukan 100% kesalahan siswa-siswa maupun mahasiswa-mahasiswa tersebut, tetapi pemerintah juga harus turut disalahkan karena tidak bisa menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai (karena kebanyakan uang yang harusnya digunakan untuk membangun negara dikorupsi), misalnya beasiswa bagi siswa-siswa lulusan SMA yang berprestasi dan lapangan pekerjaan bagi mahasiswa yang sudah lulus dengan gaji yang sesuai dengan kemampuaan mereka jika itu bisa diterapkan, kemungkinan besar mereka( orang-orang pintar ) tidak akan bisa direkrut oleh negara lain.

Pemerintah  Indonesia belum bisa menggunakan sumber daya manusianya dengan baik. Jika saja Indonesia bisa menjaring orang-orang pintar seperti yang telah disebut di atas maka tidak akan terjadi kasus-kasus seperti pabrik Freeport, industri negara asing,  yang hasil tambangnya hanya beberapa persen yang diterima oleh pihak Indonesia. Andaikan saja Indonesia dapat  mengolahnya dengan menggunakan sumber daya manusianya sendiri maka hasil tambang tersebut seratus persen akan menjadi milik kita yang bisa sedikit membantu perekonomian negara kita. Selain kerugian dalam bidang ekonomi kita juga dirugikan dalam sektor lingkungan karena semakin banyak pabrik-pabrik yang ada akan semakin banyak pula limbah yang dihasilkan dan ada beberapa pabrik-pabrik dari negara asing yang langsung membuang limbah mereka tanpa diolah tanpa menghiraukan akibat-akibat yang akan terjadi.

Jadi, sudah jelas bahwa penyebab mengapa Indonesia serba tidak bisa adalah karena kurangnya peduli pemerintah terhadap siswa-siswa dan para mahasiswa yang berprestasi. Di samping itu yang paling penting adalah menumbuhkan rasa nasionalisme mereka yang melarikan diri dari tanggung jawab membangun negara.

This entry was posted in sosial ekonomi politik budaya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s